objective



 

  • Simbol dukungan bagi anak: 
    Melambangkan harapan agar anak kuat dan mampu berdiri sendiri dalam menempuh kehidupan yang penuh tantangan. 
  • Wujud syukur kepada Tuhan: 
    Diberikan sebagai bentuk terima kasih atas perkembangan anak yang mulai mengenal alam dan belajar melangkah. 
  • Mengajarkan nilai-nilai luhur: 
    Membekali anak dengan konsep kemandirian, tanggung jawab, ketangguhan dalam menghadapi persoalan, dan sifat dermawan terhadap sesama. 
  • Penghormatan kepada bumi: 
    Menunjukkan penghormatan kepada bumi sebagai Ibu Pertiwi, tempat anak mulai belajar berpijak dan mengenal lingkungannya. 
  • Mempererat hubungan sosial: 
    Menjadi sarana untuk menjalin dan mempererat hubungan silaturahmi antara keluarga dan kerabat. 
  • Pengenalan pada makna simbolik: 
    Melalui berbagai ritual, seperti berjalan di atas jadah dan masuk kurungan ayam, anak dikenalkan pada simbol-simbol kehidupan dan profesi yang bisa ia jalani di masa depan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tradisi Jawa Tangah

Tedhak Siten merupakan rangkaian prosesi adat tradisi daur hidup masyarakat jawa yang mulai jarang dilaksanakan. Tedhak Siten be...